“ TIM SELEKSI HARUS DIPERBAIKI DENGAN SISTEM SELEKSI NASIONALTERBUKA”

BKN REG IV MSKASSAR, Tahun ini merupakan tahun yang sangat sibuk di BKN untuk mensosialisasikan UU ASN , maka kesempatan yang baik ini juga saya minta kepada Deputi Kindang untuk memberikan gambaran secara umum mengenai UU ASN ini, sekaligus kita juga sedang menyusun berbagaiPeraturan pemerintah dan Peraturan lainnya untuk pelaksanaan UU ASN ini. Dalam forum ini kita juga harapkan sebagai forum untuk memberikan masukan bagi kita semua untuk menyusun Peraturan pemerintah dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2013 ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala BKN Eko Sutrisno dalam pembukaan acara Sosialisasi Jabatan Fungsional Assesor SDm Aparatur dan Angka Kreditnya dihadapan sekitar 103 peserta dari BKD Prop/Kab/Kota Se Wilayah Kerja Kantor Regional IV BKN Makassar yang bertempat di Aula Lagaligo Kantor Regional IV BKN. Dalam acara tersebut hadir pula Deputi Bidang Bina Kinerja dan Perundang-Undangan Drs.Kuspriyo Murdono M.Si dan Kepala kantor Regional IV BKN, Usman Gumanti, SH.M.Si, Kepala Pusat Penilaian dan Kompetensi, Dra.Sri Kusmaningsih, dan Direktur Jabatan Karier, Prastyono Catur Yulianto, SH,M.Si.

assesorKepala BKN, Eko Sutrisno, Deputi Kindang, Kuspriyo Murdono Dan Ka Kanreg IV BKN, Usman Gumanti saat membuka acara sosialisasi

Karena kita sadari bersama bahwa Peraturan Pemerintah (PP) ini adalah yang kita harapkan akan mendorong perubahan yang sangat signifikan dalam mengelola PNS. Jadi UU ASN ini disusun oleh Lembaga Politik yaitu Anggota DPR walaupun pemerintah juga dilibatkan tetapi yang akan kena dampaknya yaitu kita semua PNS. Pada saat  ini UU ASN sudah di Undangkan tetapi pelaksanaan peraturannya masih peraturan yang lama, dan ini apabila dilapangan pasti berbagai pertanyaan dari masyarakat akan timbul tetapi BKN pasti yang paling depan menghadapi pertanyaan ini, ungkap Eko sutrisno.

Kalau kita berbicara mengenai Manajemen Kepegawaian, dalam UU ASN tersebut tentunya kita berangkat dari pengangkatan sampai pemberhentian. BKN dalam UU ASN tersebut di posisikan sebagai instansi Pembina Penyelenggara Manajemen ASN. Manajemen ASN ini ada 2 : (1) PNS, (2) Non PNS dan di UU ASN ini tidak mengenal lagi dengan eselon. Jadi jabatan tinggi ada 3 kriteria yaitu :

  1. Jabatan Tinggi Pratama (eselon II )
  2. Jabatan Tinggi Madya( eselon I )
  3. Jabatan Pimpinan Tinggi (Kepala Lembaga )

Selain itu ada jabatan Administrator (eselon III, IV) dimana BUP nya menjadi 58 tahun

Lebih Lanjut Eko Sutrisno menjelaskan bahwa Tim Seleksi harus diperbaiki termasuk seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) , kemudian pengangkatan dalam jabatan, karena di UU ASN ini diamanatkan untuk Pimpinan Tinggi bahwa setiap Promosi Jabatan atau untuk menduduki suatau jabatan harus dengan Kompetensi terbuka atau sistem seleksi terbuka. Dan untuk jabatan tinggi eselon II keatas akan di supervisi oleh Komisi Kepegawaian dan pelaksanaannya masih di Instansi Masing-masing dan salah satu Metodologi yang digunakan adalah dengan Assesment Center. Dan untuk di daerah tidak perlu membangun Assesment Center, nanti akan diatur lebih lanjut bagaimana sistem seleksi dengan menggunakan Assesment Center dan untuk penilaiannya tetap di BKN Pusat, maka dari itu kita sangat perlukan jabatan yaitu Assesor Kepegawaian ini.

Dalam acara tersebut juga diberi penghargaan kepada 2 Provinsi yaitu Provinsi Maluku dan Provinsi Sulawesi Barat yang telah menyelenggarakan Test CPNS untuk pelamar umum dengan menggunakana Computer Assisted Test (CAT). Dan Kantor Regional siap memfasilitasi kepada semua daerah yang akan menggunakan CAT untuk test CPNS berikutnya. Dan Untuk Provinsi Maluku dan Sulawesi Barat yang pertama menggunakan CAT untuk test CPNS dimana Provinsi Sulawesi Barat jumlah peserta yang mengikuti test tersebut berjumla 8100 orang dan test yang berlangsung selama 20 hari dan alhamdullilah semua dapat berjalan dengan baik

Sebelumnya kepala Kantor Regional IV BKN, Usman Gumanti, SH.M.Si  melaporkan bahwa Kantor Regional IV BKN Makassar ini sudah memfasilitasi seleksi CPNS dengan menggunakan CAT yaitu Prov.Maluku dan Prov.Sulbar, dan tanggal 24 s/d 26 Februari 2014 mahasiswa Pelajar IPDN juga melakukan test Kemampuan Dasar dengan menggunakan CAT dan tanggal 29 Februari 2014 Sekolah Tinggi Intelejen Negara juga melakukan test dengan menggunakan CAT dan semua itu kami berterima kasih karena telah mempercayai Kantor Regional IV BKN dengan menggunakan fasilitas yang telah ada dengan sebaik-baiknya dan dapat berjalan dengan lancar. Dan saya harapkan mudah-mudahan nanti untuk BKD Prop?kab/Kota dapat mengikuti jejak dari 2 Provinsi sebelumnya yang telah melaksanakan test dengan menggunakan CAT. Dalam acara ini juga akan disosialisasikan Manajemen PNS berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) tentu ini merupakan UU yang baru dan kita akan mendengarkan langsung dari sumbernya dan tentunya akan menjelaskan mengenai UU ASN ini.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan